Dalam rangka menjaga kesinambungan tradisi ilmiah dan memperkuat kemampuan akademik para santri, Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Ibtidaiyah dan Tsanawiyah Ranupakis menggelar kegiatan IMDA 2 (Imtihan Dauri) pada Sabtu, 11 Oktober 2025 / 19 Rabiul Tsani 1447 H. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Ranting B-07 Pondok Pesantren Sidogiri, yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman santri terhadap pelajaran yang telah mereka pelajari selama satu daurah.
Ujian IMDA 2 dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan suasana penuh semangat dan disiplin. Para santri dari jenjang Ibtidaiyah hingga Tsanawiyah mengikuti ujian dengan antusias, menunjukkan kesungguhan mereka dalam menguasai berbagai disiplin ilmu agama seperti nahwu, sharaf, fiqih, tauhid, dan akhlak.
Di bawah pengawasan para asatidz dan pengurus ranting B-07, pelaksanaan IMDA berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat ukhuwah pesantren. Selain sebagai ajang evaluasi akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter, menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan etos belajar tinggi yang menjadi ciri khas santri Sidogiri.
Kepala madrasah MMU Ranupakis menyampaikan bahwa kegiatan IMDA bukan sekadar ujian formal, tetapi juga momentum untuk meneguhkan niat para santri dalam menuntut ilmu dengan ikhlas dan istiqamah. “IMDA adalah bagian dari tradisi keilmuan pesantren yang telah diwariskan sejak dahulu. Di sinilah mental ilmiah dan adab santri benar-benar diuji,” ujarnya.
Dengan terlaksananya IMDA 2 ini, diharapkan para santri MMU Ranupakis semakin mantap dalam perjalanan ilmiahnya dan mampu menjadi generasi penerus ulama yang berilmu, beradab, dan berakhlakul karimah sesuai dengan motto pesantren:
“Ngaji, Ngabdi, Nglakoni.”