Pelatihan Kampung Aswaja PCNU Lumajang Digelar di PP Miftahul Ulum Ranupakis

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kampung Aswaja pada Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB dengan mengusung tema “Penguatan Manhaj Ahlussunnah wal Jamaah dalam Konteks Masyarakat Kontemporer.”

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU, para tokoh agama, pengurus lembaga, serta para peserta dari berbagai unsur yang memiliki komitmen dalam menguatkan pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Lumajang, Dr. H. Mohammad Darwis, M.Pd.I, menyampaikan bahwa Pelatihan Kampung Aswaja merupakan langkah strategis dalam memperkuat akidah dan manhaj Ahlussunnah wal Jamaah, khususnya di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Beliau menegaskan bahwa NU memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan mengembangkan ajaran Islam yang moderat, toleran, dan penuh keseimbangan. Ia juga berharap melalui pelatihan ini, para peserta dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Aswaja di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Ranupakis, Mas Muhammad Kholil Mukhlis, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Pondok Pesantren Miftahul Ulum sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran penting sebagai pusat pendidikan dan dakwah dalam menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Ia juga berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar serta memperkuat sinergi antara pesantren dan Nahdlatul Ulama dalam membimbing umat.

Pelatihan Kampung Aswaja ini merupakan bagian dari rangkaian program PCNU Lumajang dalam memperkuat pemahaman ke-NU-an dan nilai-nilai Aswaja, sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Nahdlatul Ulama dalam mengawal Indonesia menuju peradaban yang mulia, sebagaimana semangat peringatan 100 tahun Nahdlatul Ulama.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah semakin tertanam kuat di tengah masyarakat, serta mampu menjadi pedoman dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, dan berbangsa, demi terwujudnya kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *